Duh!! Gelap Bertahun-tahun, Jalur Vital Ciparay Masih Minim PJU

Sabtu, 10 Jan 2026 05:40
    Bagikan  
Duh!! Gelap Bertahun-tahun, Jalur Vital Ciparay Masih Minim PJU
Gustav VR

Situasi dan kondisi saat malam hari di jalan raya Sapan Ciparay

MONITORRAKYAT.COM

-Minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah titik wilayah Kecamatan Ciparay kembali menjadi sorotan. Jalur yang semestinya menjadi urat nadi mobilitas warga justru berubah menjadi lintasan gelap yang menyimpan risiko, terutama pada malam hari.

Dua titik yang dinilai paling mendesak untuk segera diprioritaskan adalah jalur Sapan Ciparay Indah di Desa Serangmekar serta wilayah perbatasan Desa Sumbersari, kemudian Sapan Bojong atau Oceng desa Ciparay. 


Temuan di lapangan menunjukkan kondisi ini bukan persoalan baru. Warga dan petani setempat menyebut ketiadaan PJU telah berlangsung puluhan tahun, tanpa perubahan berarti. Jalur tersebut kerap dilintasi petani, pekerja, hingga pengendara yang memilih rute alternatif untuk menghindari kepadatan.

"Abdi pan puluhan tahun, nya melak, nya panen. Upami nyarios paroek, emang paroek pisan. Teu aya penerangan salian mobil atanapi motor nu ngalangkung,” tutur Abah Encep, petani setempat.


Jalur Alternatif yang Menjadi Titik Rawan


Secara geografis, wilayah Ciparay memang memiliki beberapa jalur alternatif—seperti Sapan lewat Bojong Ciparay dan Sapan lewat Leles Manggungharja. Namun ironisnya, justru jalur-jalur inilah yang minim penerangan. Dalam kondisi gelap, potensi kejadian tak terduga meningkat, dari kecelakaan hingga tindak kriminal.


Sejumlah warga mengaku pernah mendengar laporan kriminalitas di sekitar titik-titik gelap tersebut.

“Pernah aya laporan pembegalan, penjambretan, nepi ka ngancam make sajam. Aya oge motor warga nu raib digondol begal,” ungkap Edi, warga setempat.

Pernyataan ini memperkuat dugaan bahwa minimnya PJU bukan sekadar masalah infrastruktur, melainkan persoalan keselamatan publik.


Aparat Berjaga, Masalah Tetap Menganga


Pihak kepolisian setempat diketahui telah melakukan langkah antisipatif melalui patroli rutin. Personel Polsek Ciparay dikerahkan untuk berjaga di titik-titik yang dinilai rawan. Namun patroli bersifat temporer, sementara persoalan utama ketiadaan penerangan masih terus terjadi.


Di sisi lain, UPT PJU Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung mengakui bahwa penerangan di wilayah tersebut masih minim. Pihak UPT menyatakan akan melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi tiang PJU, termasuk kemungkinan perbaikan maupun pembangunan tiang PJU baru.


Fakta bahwa jalur ini gelap selama puluhan tahun memunculkan pertanyaan mendasar, mengapa wilayah vital yang menopang aktivitas ekonomi petani dan mobilitas warga luput dari prioritas?

Tanpa PJU, warga dipaksa bertaruh dengan keselamatan setiap malam mengandalkan sorot lampu kendaraan sebagai satu-satunya penerangan.

Pembangunan PJU bukan semata proyek fisik, melainkan bentuk kehadiran negara di ruang publik. Ketika jalan gelap dibiarkan terlalu lama, risiko bukan lagi kemungkinan melainkan keniscayaan.

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Di Rakernas APKASI, Bupati Kang DS: Pemkab Bandung Komitmen Perkuat Kolaborasi dengan Pemerintah Pusat
Di Rakernas APKASI, Bupati Kang DS: Pemkab Bandung Komitmen Perkuat Kolaborasi dengan Pemerintah Pusat
Menase Ugedi Degei : Kongres V Partai Buruh Jadi Momentum Konsolidasi Kekuatan di Papua Tengah
Di Balik Banjir Pati: Peran Komunikasi Krisis Pemerintah di Tengah Situasi Darurat
Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji
Fenomena Hastag #KaburAjaDulu dalam Kehidupan Sosial Generasi Muda
Konflik Kursi Transjakarta dan Kegagalan Komunikasi di Ruang Publik
Ketika Arus Migrasi Bertemu Perbedaan Budaya
PLN ULP Baleendah Gulirkan Gebyar Awal Tahun 2026, Pelanggan Bisa Nikmati Diskon 50 Persen Tambah Daya
Membedah Kekuasaan dan Ideologi Gender dalam Masyarakat melalui Perspektif Feminis
Duh!! Gelap Bertahun-tahun, Jalur Vital Ciparay Masih Minim PJU
Dugaan Perusahaan Baja China Tak Bayar Pajak, Purbaya: Negara Terancam Rugi Besar?
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polisi: Batas Kritik, Humor, dan Kebebasan Berekspresi Kembali Dipersoalkan
Tegas! Kang DS Minta Dispakan Proaktif Turun ke Lapangan dan Optimalkan Aset Perikanan
Kang DS Instruksikan Disperkimtan Segera Sediakan Lahan Pemakaman untuk Masyarakat
Bakal Diusulkan ke MenPAN RB, Kang DS Sebut Kab. Bandung Kekurangan 4.900 Guru, Penilik dan Pengawas 
Kang DS Targetkan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis Diseluruh Layanan Kesehatan Kabupaten Bandung
Pemkab Bandung Launching GBK Bedas Digital. Angka Pengangguran Capai 6 juta, Usia Produktif 1,8 Juta Jiwa
Kata Kang DS, Puluhan Ribu Petani Terdaftar Sebagai Peserta BPJS Ketenagakerjaan
Kang DS Hadiri Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan bersama Presiden RI