Halal Bihalal Bukan Sekadar Seremoni, Kemenag Kabupaten Bandung Tekankan Dampak Nyata Pelayanan

Regional
Selasa, 31 Mar 2026 14:45
    Bagikan  
Halal Bihalal Bukan Sekadar Seremoni, Kemenag Kabupaten Bandung Tekankan Dampak Nyata Pelayanan
B. Sadiah

Kepala kantor kemenag kab bandung Ramlan

MONITORRAKYAT

-Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bandung, Ramlan Rustandi, menegaskan bahwa kegiatan halal bihalal tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial semata. Ia menekankan pentingnya menjadikan momentum tersebut sebagai titik awal peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


Hal itu disampaikan Ramlan dalam kegiatan halal bihalal yang digelar pada Selasa (31/03/2026) di Kantor Kemenag Kab. Bandung, Kecamatan Baleendah. 


Menurutnya, halal bihalal bukan hanya ajang silaturahmi dan saling memaafkan, tetapi juga ruang refleksi untuk memperbaiki cara kerja ke depan.


“Bukan hanya sekadar silaturahmi dan saling memaafkan, tetapi bagaimana nilai-nilai itu bisa terus dilanjutkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pelaksanaan tugas,” ujarnya.


Ramlan menegaskan, setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh jajaran Kementerian Agama harus memiliki dampak nyata. Ia tidak ingin program hanya berjalan secara administratif tanpa memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.


“Yang terpenting bukan hanya kegiatan terlaksana, tetapi apa dampaknya. Kalau programnya kurang, harus diperbaiki. Kalau pelaksanaannya yang kurang, maka harus ditingkatkan,” tegasnya.


Terkait penugasannya di Kabupaten Bandung, Ramlan menyebut perpindahannya dari Cianjur sebagai bagian dari dinamika organisasi yang wajar. Mutasi dan rotasi, menurutnya, merupakan langkah strategis untuk menjaga semangat kerja tetap optimal sekaligus menghindari kejenuhan.


Ia juga mengakui adanya perbedaan karakteristik masyarakat antara Cianjur dan Kabupaten Bandung. Menurutnya, Bandung memiliki tingkat dinamika yang lebih kompleks.


“Bandung ini wilayah yang dinamis. Kultur masyarakatnya beragam, ada perpaduan antara pendatang dan warga asli. Ini menjadi tantangan bagi kami untuk bisa beradaptasi dengan cepat,” jelasnya.


Ramlan turut menyoroti kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bandung yang dinilai cukup baik, didukung oleh banyaknya lembaga pendidikan. Namun, kondisi tersebut berbanding lurus dengan tingginya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik.


“SDM di Bandung ini bagus, tetapi tuntutannya juga tinggi. Jadi kami harus mampu mengakselerasi pelayanan agar sesuai dengan harapan masyarakat,” ungkapnya.


Dalam kesempatan itu, Ramlan juga menyinggung sejumlah program Kementerian Agama yang tengah berjalan, seperti Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN), serta Gerakan Sadar Pencatatan Nikah (GAS).


Ia menegaskan, seluruh program tersebut harus dijalankan secara serius, tepat sasaran, dan tidak sekadar menggugurkan kewajiban.


Program nasional harus dilaksanakan, tetapi tidak hanya asal jalan. Harus tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya," pungkasnya.

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

POMINDO Ekspansi Gila-Gilaan, Tembus 251 Depo di Indonesia, dari Sabang hingga Merauke
Karang Taruna Road to School 2026 Bangun Karakter Pelajar di Tengah Gempuran Era Digital
Gerakan Pangan Murah Disambut Antusias, Dede Yusuf Dorong Desa Wangisagara Jadi Contoh Kemandirian
Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Trenggalek Dorong Perbaikan Gizi dan Pemberdayaan Ekonomi Desa
Giliran Warga Desa Sukowetan Trenggalek yang Mendapat Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis
Program MBG Jadi Investasi Jangka Panjang Bangun Generasi Unggul Hingga Perkuat Ekonomi Desa
Edhie Baskoro Bicara Tentang Pentingnya Program MBG untuk Membangun Masa Depan Bangsa
Riset Universitas Sebelas Maret Surakarta Ungkap Peran Adiwiyata dalam Membentuk Karakter
Mahasiswa Prodi Sosant UNS Teliti Penerapan Nilai Adiwiyata di Tiga Tingkatan Sekolah di Surakarta
Usai Dilantik, KDS Ajak Kepala Desa Antar Waktu Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Ikhlas dan Kerja Tuntas
Heru Tjahjono: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Fondasi Generasi Sehat Menuju Indonesia Emas 2045
Digarap Secara Pentahelix, KDS Tinjau Progres Normalisasi Sungai Cisunggalah
DPP Partai Cinta Negeri Deklarasikan Samsuri sebagai Calon Presiden RI 2029
Program Makan Bergizi Gratis di Kediri Jadi Kunci Cetak SDM Unggul”
HUT ke-385 Kabupaten Bandung, KDS dan KDM Komitmen Atasi Banjir dan Tata Ruang Kabupaten Bandung
Cegah Dampak El Nino, Pemkab Bandung Intensifkan Monitoring Wilayah Rawan Kekeringan
Bupati KDS Instruksikan ASN hingga Kades Gotong Royong Beberesih Lingkungan
Program MBG Menjadi Fondasi Pembentukan Generasi Sehat dan Cerdas di Srengat Blitar
Program MBG Disosialisasikan di Plandirejo Blitar, Fokus pada Penambahan Penerima
DPR RI Gencarkan Sosialisasi Makan Bergizi Gratis, Libatkan Masyarakat Lokal di Tulungagung