MONITORRAKYAT.COM -Jaringan ritel minyak goreng nasional, POMINDO, kembali mencuri perhatian setelah menunjukkan pertumbuhan pesat dalam industri distribusi kebutuhan pokok. Dalam waktu kurang dari empat tahun, POMINDO berhasil membangun 250 depo minyak goreng yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, dari Sabang hingga Merauke.
Sejak berdiri pada 11 Desember 2022, jaringan ini mampu mencapai ratusan depo hanya dalam 3 tahun 5 bulan. Selain itu, POMINDO juga telah memiliki 971 outlet aktif yang menjangkau ratusan desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.
Perluasan jaringan yang masif ini menunjukkan bahwa model distribusi berbasis depo mulai memainkan peran penting dalam menjaga ketersediaan minyak goreng di masyarakat. Keberhasilan tersebut ditopang oleh suplai yang stabil, sistem kemitraan yang luas, serta keterbukaan terhadap mitra dan konsumen.

Direktur Utama PT Parama Artha Buwana sekaligus pendiri POMINDO, Yaya Sumantri, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan publik terhadap jaringan tersebut. “Pencapaian ini bukan sekadar ekspansi bisnis, tetapi juga bentuk komitmen kami dalam menyediakan akses minyak goreng yang merata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa dukungan dari pemerintah pusat dan daerah menjadi faktor penting dalam perkembangan POMINDO. Saat ini, jaringan tersebut telah menjangkau hampir setengah wilayah kabupaten/kota di Indonesia dan menargetkan ekspansi lebih luas ke depannya.
Keberadaan POMINDO dinilai mampu menjadi solusi distribusi minyak goreng, khususnya di wilayah yang sulit dijangkau. Selain membantu menjaga pasokan, jaringan ini juga berperan dalam menjaga stabilitas harga dan menekan potensi inflasi kebutuhan pokok di berbagai daerah.
