Normalisasi Sungai Cisungalah Rampung, Warga Solokanjeruk Diharapkan Tak Lagi Dihantui Banjir Tahunan

Senin, 22 Jun 2026 13:37
    Bagikan  
Normalisasi Sungai Cisungalah Rampung, Warga Solokanjeruk Diharapkan Tak Lagi Dihantui Banjir Tahunan
Istimewa

Kang DS didampingi jajaran Forkompimcam Solokan jeruk dan BBWS Citarum

MONITORRAKYAT.COM - 

– Upaya mengatasi banjir di wilayah Kecamatan Solokanjeruk mulai menunjukkan hasil. Normalisasi Sungai Cisungalah sepanjang sekitar 5 kilometer yang melintasi Desa Cibodas, Desa Padamukti, dan Desa Panyadap telah selesai dikerjakan 100 persen.


Program yang digagas Pemerintah Kabupaten Bandung melalui kolaborasi pentahelix ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kapasitas aliran sungai yang selama bertahun-tahun mengalami pendangkalan akibat endapan lumpur.


Selama dua bulan terakhir, alat berat dikerahkan untuk mengeruk sedimentasi yang menghambat laju air. Hasilnya, aliran Sungai Cisungalah kini menjadi lebih lancar dan diharapkan mampu mengurangi potensi banjir yang kerap terjadi saat curah hujan tinggi.


Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menyebut penyelesaian normalisasi tersebut merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, dunia usaha, komunitas hingga unsur lainnya yang tergabung dalam skema pentahelix.


“Alhamdulillah, normalisasi Sungai Cisungalah sepanjang hampir 5 kilometer telah selesai dilaksanakan. Mulai dari Desa Cibodas hingga Desa Panyadap, seluruh proses pengerukan berjalan lancar berkat dukungan berbagai pihak,” kata KDS. 


Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting yang mendukung kelancaran pekerjaan di lapangan. Warga tidak hanya memberikan dukungan, tetapi juga membantu menjaga situasi tetap kondusif selama proses pengerjaan berlangsung.


Setelah tahapan normalisasi selesai, penanganan Sungai Cisungalah tidak akan berhenti sampai di sini. Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum dan Pemerintah Kabupaten Bandung telah menyiapkan langkah lanjutan untuk penataan sungai secara berkelanjutan.


Perwakilan BBWS Citarum, Ciman, mengatakan bahwa keberhasilan normalisasi ini merupakan bukti pentingnya kolaborasi antarinstansi dan masyarakat dalam menangani persoalan lingkungan.


“Dengan kondisi aliran sungai yang sudah lebih baik, kami berharap potensi banjir yang selama ini terjadi setiap tahun bisa ditekan secara signifikan,” kata Carmin, Senin (22/6/2026).


Ia menambahkan, meskipun pengerukan telah selesai dilakukan, masih diperlukan penataan lanjutan agar fungsi sungai tetap terjaga dalam jangka panjang.


 Menariknya, program tersebut rsebut melibatkan pemerintah desa bersama masyarakat setempat sehingga memberikan manfaat ganda, yakni mempercepat pekerjaan sekaligus memberdayakan warga.


Carmin juga mengingatkan bahwa keberhasilan pengendalian banjir tidak hanya bergantung pada kondisi sungai di hilir. Menurutnya, kelestarian kawasan hulu menjadi faktor utama yang harus dijaga bersama.


“Jika kondisi hulu tidak terjaga dengan baik, maka di wilayah hilir akan kembali berpotensi terjadi banjir dan luapan air yang besar. Karena itu, menjaga sungai harus dimulai dari hulunya,” tegasnya.


Rampungnya normalisasi Sungai Cisungalah menjadi angin segar bagi masyarakat Solokanjeruk. Dengan kapasitas sungai yang kini lebih optimal, warga berharap ancaman banjir yang selama ini datang hampir setiap tahun dapat berkurang secara signifikan.

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Biadab! 3 Orang Tersangka Dugaan Kasus Kekerasan Seksual di Ciparay, Berhasil Dibekuk Polisi
Rakor Evaluasi SPPG Ciparay, Pelaksanaan Program MBG Dinilai Berjalan Baik
Normalisasi Sungai Cisungalah Rampung, Warga Solokanjeruk Diharapkan Tak Lagi Dihantui Banjir Tahunan
KDS Ajak Pemuda Jadi Pelopor Pengentasan Sampah dan Penggerak Ekonomi
KDS Kumpulkan Stakeholder se-Bandung Raya, Banjir dan Sampah Jadi Agenda Bersama
Sosialisasi Program MBG di Sidoarjo Dorong Percepatan Perbaikan Gizi ingga Peningkatan Kualitas SDM
POMINDO Ekspansi Gila-Gilaan, Tembus 251 Depo di Indonesia, dari Sabang hingga Merauke
Karang Taruna Road to School 2026 Bangun Karakter Pelajar di Tengah Gempuran Era Digital
Gerakan Pangan Murah Disambut Antusias, Dede Yusuf Dorong Desa Wangisagara Jadi Contoh Kemandirian
Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Trenggalek Dorong Perbaikan Gizi dan Pemberdayaan Ekonomi Desa
Giliran Warga Desa Sukowetan Trenggalek yang Mendapat Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis
Program MBG Jadi Investasi Jangka Panjang Bangun Generasi Unggul Hingga Perkuat Ekonomi Desa
Edhie Baskoro Bicara Tentang Pentingnya Program MBG untuk Membangun Masa Depan Bangsa
Riset Universitas Sebelas Maret Surakarta Ungkap Peran Adiwiyata dalam Membentuk Karakter
Mahasiswa Prodi Sosant UNS Teliti Penerapan Nilai Adiwiyata di Tiga Tingkatan Sekolah di Surakarta
Usai Dilantik, KDS Ajak Kepala Desa Antar Waktu Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Ikhlas dan Kerja Tuntas
Heru Tjahjono: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Fondasi Generasi Sehat Menuju Indonesia Emas 2045
Digarap Secara Pentahelix, KDS Tinjau Progres Normalisasi Sungai Cisunggalah
DPP Partai Cinta Negeri Deklarasikan Samsuri sebagai Calon Presiden RI 2029
Program Makan Bergizi Gratis di Kediri Jadi Kunci Cetak SDM Unggul”