KDS Ajak Pemuda Jadi Pelopor Pengentasan Sampah dan Penggerak Ekonomi

Regional
Kamis, 4 Jun 2026 18:23
    Bagikan  
KDS Ajak Pemuda Jadi Pelopor Pengentasan Sampah dan Penggerak Ekonomi
Istimewa

Bupati Dadang Supriatna Sapa pemuda

MONITORRAKYAT.COM - 

-Bupati Bandung, Dadang Supriatna mengajak generasi muda Kabupaten Bandung untuk mengambil peran aktif dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah, khususnya persoalan lingkungan dan pengembangan ekonomi kreatif.


Hal itu ia sampaikan secara daring melalui Zoom Meeting saat membuka kegiatan "Bupati Sapa Pemuda" yang digelar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bandung, Kamis (4/6/2026).


Menurut bupati yang akrab disapa KDS tersebut, Kabupaten Bandung saat ini menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah. Dengan jumlah penduduk sekitar 3,9 juta jiwa, produksi sampah di Kabupaten Bandung mencapai sekitar 1.820 ton per hari.


"Kalau produksi sampah mencapai 1.820 ton per hari dan dibiarkan begitu saja, maka suatu saat bisa terjadi gunung sampah di Kabupaten Bandung. Saat ini yang sudah bisa dikelola oleh masyarakat dan pelaku usaha baru sekitar 600 ton per hari, sehingga masih ada sisa sekitar 1.200 ton sampah per hari yang harus kita selesaikan bersama," ujar KDS.


Karena itu, ia menilai generasi muda tidak hanya dituntut menjadi penggerak ekonomi, tetapi juga harus menjadi pelopor dalam menjaga lingkungan.


"Kata siapa tidak ada uang dari sampah? Ada uang dari sampah. Bisa beli motor dari sampah, bisa beli mobil dari sampah, bahkan bisa berangkat haji dari sampah. Yang penting ada kemauan untuk mengelolanya," katanya.


KDS mencontohkan limbah plastik, termasuk kantong kresek bekas, yang masih memiliki nilai ekonomi tinggi apabila dipilah dan didaur ulang menjadi bahan baku industri.


Ia pun mengajak para pemuda untuk mulai membiasakan pola hidup bersih dan memilah sampah sejak dari rumah maupun lingkungan sekitar.


"Mari mulai berpikir mana sampah organik dan mana sampah anorganik. Jangan menunda pengelolaannya karena akan menimbulkan bau dan polusi. Ini bagian dari budaya hidup sehat yang harus kita bangun bersama," ujarnya.


Selain persoalan lingkungan, KDS juga mendorong generasi muda untuk berani memasuki dunia usaha dan memanfaatkan peluang yang semakin terbuka di berbagai sektor, mulai dari ekonomi kreatif, digital, pertanian hingga industri manufaktur.


Ia juga membagikan pengalaman pribadinya tentang prinsip-prinsip yang harus dimiliki seseorang untuk meraih kesuksesan.


"Kalau ingin menjadi orang sukses, ada tiga prinsip utama yang harus dipegang. Pertama keberanian, kedua kejujuran, dan ketiga tanggung jawab. Modal (uang) itu nomor seratus. Yang paling penting adalah keberanian untuk memulai," ungkapnya.


Menurutnya, keberanian harus dibarengi dengan kemauan belajar, integritas, dan kesediaan memperbaiki kesalahan yang terjadi dalam proses perjalanan usaha maupun karier.


Pada kesempatan tersebut, KDS juga mengingatkan pentingnya disiplin waktu sebagai salah satu kunci keberhasilan. Ia mendorong para pemuda untuk membangun kebiasaan positif sejak dini, mulai dari mengatur waktu, memperkuat spiritualitas, hingga menyusun target harian secara terencana.


"Kalau kita punya mimpi besar, cita-cita besar, dan dibarengi spiritualitas yang kuat, maka akan muncul energi positif yang mendorong lahirnya karya-karya nyata," katanya.


KDS juga menegaskan Pemerintah Kabupaten Bandung akan terus membuka ruang kolaborasi antara pemerintah, komunitas, perguruan tinggi, dunia usaha, dan organisasi kepemudaan untuk menciptakan ekosistem yang mendukung pengembangan generasi muda.


Ia menyebutkan Pemkab Bandung secara konsisten berupaya menciptakan peluang kerja baru bagi masyarakat, termasuk melalui kerja sama dengan berbagai perusahaan dalam dan luar negeri.


"Saya sengaja setiap tahun berupaya membuka hampir 10.000 lapangan kerja. Kemarin kami juga menerima kunjungan dari Jepang yang membutuhkan tenaga kerja dari Kabupaten Bandung. Ini peluang yang harus dipersiapkan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia," ujarnya.


Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu juga mengungkapkan bahwa dirinya telah menemukan banyak pemuda Kabupaten Bandung yang berhasil membangun usaha mandiri di usia muda dengan omzet ratusan juta rupiah per tahun.


"Saya sudah melihat beberapa pemuda Kabupaten Bandung yang berhasil. Ada yang di usia 20 tahun sudah memiliki omzet Rp500 juta per tahun, bahkan ada yang penghasilannya mencapai Rp1 juta per hari. Ini membuktikan bahwa anak muda Kabupaten Bandung mampu bersaing dan sukses," katanya.


Melalui kegiatan tersebut, dia berharap para peserta dapat menyerap ilmu dari para narasumber, memperluas jejaring positif, serta semakin termotivasi untuk menjadi generasi muda yang produktif, inovatif, dan berkontribusi bagi pembangunan Kabupaten Bandung.


"Pemerintah daerah akan terus hadir dan membuka peluang bagi generasi muda. Jangan pernah putus asa, terus belajar, terus berinovasi, dan berani mengambil peluang untuk masa depan yang lebih baik," pungkasnya.


(Humas Pemkab Bandung - Diskominfo/sy)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Sosialisasi SPAM PDAM di Pacet Dipertanyakan, Warga 4 Desa Kecewa Forum Justru Berlangsung Tertutup
Rokok Ilegal Kembali Disorot, Satpol PP Kabupaten Bandung Telusuri Informasi Peredaran
Digitalisasi Birokrasi Jadi Sorotan, Dede Yusuf Nilai Kantor Kecamatan Tak Perlu Dipenuhi Puluhan Pegawai
Reses Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Renie Rahayu Dorong Aspirasi Warga Tak Berhenti di Forum
KDS Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi ASN Pemkab Bandung yang Terbukti Judi Online
Kabupaten Bandung harus Bangga, Juara 1 Duta Baca Jawa Barat 2025 Pecah Rekor!
Gerak Jalan BEDAS Semarakkan PHBN Tingkat Kecamatan Ciparay, 81 Tahun Indonesia Merdeka Penuh Kebahagiaan
Peringatan HUT RI ke-81 di Kecamatan Pamengpeuk Berlangsung Khidmat dan Meriah
Pemkab dan DPRD Kabupaten Bandung Tekankan Belanja Daerah Harus Efektif, Efisien dan Tepat Sasaran
Sambil Makan Nasi Liwet: Bupati KDS dan Warga Tasyakur Binikmat Program Normalisasi Sungai Cisungalah
Antisipasi Kekeringan, KDS Perintahkan Pemantauan dan Distribusi Air Diperkuat
Pemkab Bandung Perkuat Pembinaan Nakes Usai Kasus Bullying Pasien
KDS Dorong Penguatan Peran Guru Ngaji untuk Bentuk Generasi Berkarakter dan Berakhlakul Karimah
KDS Dorong Bandung Bedas Run Jadi Penggerak Sport Tourism Kabupaten Bandung
KODRAT Kabupaten Bandung Punya Nahkoda Baru, Erwan Siapkan Regenerasi Petarung Muda
KDS Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian, Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Terima Santunan
Bupati KDS Ajak Para Pengusaha di Kabupaten Bandung Terlibat Program Pentahelix
DPD APPSI Kabupaten Bandung Resmi Dilantik, Feri Ferdian : Ini Bentuk Wadah Aspirasi Pedagang
Kasus Dugaan Korupsi Rp26 Miliar Proyek Porang Sidrap Jadi Sorotan KOSMAK
Pengusaha Asal Kuningan Resmikan Depo POMINDO Pertama di Purwakarta, Permudah Akses Minyak Goreng