Badan Gizi Nasional: Program Makan Bergizi Gratis Perkuat Kesehatan dan Ekonomi Masyarakat

Rabu, 19 Nov 2025 12:48
    Bagikan  
Badan Gizi Nasional: Program Makan Bergizi Gratis Perkuat Kesehatan dan Ekonomi Masyarakat
Dok. MBG

Badan Gizi Nasional: Program Makan Bergizi Gratis Perkuat Kesehatan dan Ekonomi Masyarakat

MONITORRAKYAT.COM -

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) membawa manfaat ganda bagi masyarakat. Pemerintah menjamin masyarakat akan memperoleh gizi yang layak untuk pertumbuhan yang optimal. Program MBG juga membuka peluang bagi masyarakat agar dapat meningkatkan perekonomiannya dengan terlibat aktif dalam program strategis nasional ini.

Sosialisasi dengan mengangkat tema bersama mewujudkan generasi sehat Indonesia ini betempat di Sopo Parsaoran Nauli Tambunan, Porsea, Kabupaten Toba, pada Sabtu, (15/11). Kegiatan sosialisasi ini semakin menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan perekonomian daerah.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Sihar PH Sitorus, menekankan bahwa program MBG dan inisiatif Badan Gizi Nasional merupakan investasi penting bagi generasi masa depan Kabupaten Toba. “Upaya ini memastikan setiap anak, ibu hamil, dan kelompok rentan memperoleh akses gizi yang cukup agar dapat tumbuh sehat, cerdas, dan produktif,” ucap Sihar PH Sitorus. 

Ia juga menegaskan bahwa pelaksanaan program harus adil dan memberdayakan pelaku pangan lokal seperti petani, nelayan, dan UMKM. Masyarakat mempunyai peluang besar untuk dapat meningkatkan perekonomiannya dengan terlibat sebagai mitra Badan Gizi Nasional (BGN) dalam memasok bahan baku ke dapur sehat.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Maluku, dr. Freddy Seventry Sibarani, menjelaskan bahwa pemenuhan gizi seimbang memiliki dampak langsung terhadap kualitas kesehatan masyarakat. “Asupan nutrisi yang lengkap—mulai dari karbohidrat hingga mineral—memegang peran penting bagi tumbuh kembang anak serta kesehatan ibu hamil. Kolaborasi keluarga, sekolah, tenaga kesehatan, dan lingkungan adalah kunci keberhasilan pemenuhan gizi,” tegasnya.

 

Kemudian, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Toba, Donal Simanjuntak, menyoroti aspek ekonomi dan tata kelola dalam pelaksanaan MBG. Ia menyampaikan bahwa program ini bukan hanya memperbaiki status gizi masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru. “Program MBG mendorong peningkatan permintaan pangan lokal dan menumbuhkan rantai pasok daerah. Contohnya, peningkatan produksi kangkung dari 100 menjadi 700 ikat per hari menunjukkan manfaat ekonomi nyata bagi petani,” jelasnya.

Dengan penguatan arsitektur digital melalui SP4N Lapor dan keterlibatan masyarakat sebagai pengawas serta pemasok bahan pangan, program MBG diharapkan memberi dampak jangka panjang berupa penurunan stunting, perbaikan kesehatan, hingga peningkatan kesejahteraan ekonomi daerah.



Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Di Rakernas APKASI, Bupati Kang DS: Pemkab Bandung Komitmen Perkuat Kolaborasi dengan Pemerintah Pusat
Di Rakernas APKASI, Bupati Kang DS: Pemkab Bandung Komitmen Perkuat Kolaborasi dengan Pemerintah Pusat
Menase Ugedi Degei : Kongres V Partai Buruh Jadi Momentum Konsolidasi Kekuatan di Papua Tengah
Di Balik Banjir Pati: Peran Komunikasi Krisis Pemerintah di Tengah Situasi Darurat
Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji
Fenomena Hastag #KaburAjaDulu dalam Kehidupan Sosial Generasi Muda
Konflik Kursi Transjakarta dan Kegagalan Komunikasi di Ruang Publik
Ketika Arus Migrasi Bertemu Perbedaan Budaya
PLN ULP Baleendah Gulirkan Gebyar Awal Tahun 2026, Pelanggan Bisa Nikmati Diskon 50 Persen Tambah Daya
Membedah Kekuasaan dan Ideologi Gender dalam Masyarakat melalui Perspektif Feminis
Duh!! Gelap Bertahun-tahun, Jalur Vital Ciparay Masih Minim PJU
Dugaan Perusahaan Baja China Tak Bayar Pajak, Purbaya: Negara Terancam Rugi Besar?
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polisi: Batas Kritik, Humor, dan Kebebasan Berekspresi Kembali Dipersoalkan
Tegas! Kang DS Minta Dispakan Proaktif Turun ke Lapangan dan Optimalkan Aset Perikanan
Kang DS Instruksikan Disperkimtan Segera Sediakan Lahan Pemakaman untuk Masyarakat
Bakal Diusulkan ke MenPAN RB, Kang DS Sebut Kab. Bandung Kekurangan 4.900 Guru, Penilik dan Pengawas 
Kang DS Targetkan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis Diseluruh Layanan Kesehatan Kabupaten Bandung
Pemkab Bandung Launching GBK Bedas Digital. Angka Pengangguran Capai 6 juta, Usia Produktif 1,8 Juta Jiwa
Kata Kang DS, Puluhan Ribu Petani Terdaftar Sebagai Peserta BPJS Ketenagakerjaan
Kang DS Hadiri Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan bersama Presiden RI