Mencetak Generasi Penerus Bangsa Lewat Program Makan Bergizi Gratis di Sumatera Barat

Rabu, 12 Nov 2025 09:37
    Bagikan  
Mencetak Generasi Penerus Bangsa Lewat Program Makan Bergizi Gratis di Sumatera Barat
Dok. Tim MBG

Mencetak Generasi Penerus Bangsa Lewat Program Makan Bergizi Gratis di Sumatera Barat

MONITORRAKYAT.COM -Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disosialisasikan di berbagai daerah, kali ini kembali menyapa masyarakat Kabupaten Agam. DPR RI bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) terus menggelar edukasi ke masyarakat mengenai pentingnya menjalani pola makan hidup sehat sejak dini.

Sosialisasi dengan mengangkat tema bersama mewujudkan generasi sehat Indonesia ini digelar di Aula Kantor Wali Nagari Canduang Koto Laweh, Kecamatan Canduang pada Selasa (11/11). Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Ade Rizki Pratama, perwakilan Badan Gizi Nasional, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, Hendri Rusdian, serta ratusan peserta yang merupakan warga Canduang.
Dalam sambutannya, Anggota Komisi IX DPR RI, Ade Rizki Pratama menyampaikan bahwa program MBG merupakan terobosan besar pemerintah dalam memastikan generasi penerus bangsa tumbuh sehat dan cerdas.
“Setelah lebih dari 80 tahun Indonesia merdeka, baru kali ini Presiden meluncurkan program yang secara langsung menyasar generasi penerus bangsa. Program MBG ini sangat penting karena berkaitan erat dengan masa depan anak-anak kita,” ucap Ade Rizki Pratama.
Lebih lanjut, Ade menjelaskan bahwa di Kabupaten Agam akan dibangun 50 Sentra Produksi Pangan Gizi (SPPG), dengan 25 dapur yang sudah terealisasi per November 2025. Ia menegaskan bahwa sektor pertanian Agam yang kuat akan menjadi penopang utama pemenuhan kebutuhan bahan pangan lokal, sehingga program ini tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi anak-anak, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat.
“Program ini membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar dapur produksi dan memberi tambahan penghasilan bagi ibu rumah tangga. Kita semua harus memastikan pengawasan berjalan baik agar makanan yang disajikan aman dan bergizi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, Hendri Rusdian, menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak agar pelaksanaan MBG berjalan optimal.
“Program MBG adalah langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Gizi yang cukup menjadi fondasi utama bagi tumbuh kembang anak-anak, terutama pada usia emas 2 hingga 6 tahun,” katanya.
Ia juga menyebutkan bahwa angka stunting di Kabupaten Agam masih sekitar 19 persen, dan dengan hadirnya MBG diharapkan angka tersebut dapat ditekan secara signifikan. Program ini menyasar anak-anak sekolah dari tingkat SD hingga SMA, serta balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
“Mari kita dukung bersama pelaksanaan MBG agar cita-cita Indonesia Emas 2045 dapat tercapai, dengan lahirnya generasi bangsa yang sehat, kuat, dan berdaya saing tinggi,” tutupnya.


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Di Rakernas APKASI, Bupati Kang DS: Pemkab Bandung Komitmen Perkuat Kolaborasi dengan Pemerintah Pusat
Di Rakernas APKASI, Bupati Kang DS: Pemkab Bandung Komitmen Perkuat Kolaborasi dengan Pemerintah Pusat
Menase Ugedi Degei : Kongres V Partai Buruh Jadi Momentum Konsolidasi Kekuatan di Papua Tengah
Di Balik Banjir Pati: Peran Komunikasi Krisis Pemerintah di Tengah Situasi Darurat
Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji
Fenomena Hastag #KaburAjaDulu dalam Kehidupan Sosial Generasi Muda
Konflik Kursi Transjakarta dan Kegagalan Komunikasi di Ruang Publik
Ketika Arus Migrasi Bertemu Perbedaan Budaya
PLN ULP Baleendah Gulirkan Gebyar Awal Tahun 2026, Pelanggan Bisa Nikmati Diskon 50 Persen Tambah Daya
Membedah Kekuasaan dan Ideologi Gender dalam Masyarakat melalui Perspektif Feminis
Duh!! Gelap Bertahun-tahun, Jalur Vital Ciparay Masih Minim PJU
Dugaan Perusahaan Baja China Tak Bayar Pajak, Purbaya: Negara Terancam Rugi Besar?
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polisi: Batas Kritik, Humor, dan Kebebasan Berekspresi Kembali Dipersoalkan
Tegas! Kang DS Minta Dispakan Proaktif Turun ke Lapangan dan Optimalkan Aset Perikanan
Kang DS Instruksikan Disperkimtan Segera Sediakan Lahan Pemakaman untuk Masyarakat
Bakal Diusulkan ke MenPAN RB, Kang DS Sebut Kab. Bandung Kekurangan 4.900 Guru, Penilik dan Pengawas 
Kang DS Targetkan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis Diseluruh Layanan Kesehatan Kabupaten Bandung
Pemkab Bandung Launching GBK Bedas Digital. Angka Pengangguran Capai 6 juta, Usia Produktif 1,8 Juta Jiwa
Kata Kang DS, Puluhan Ribu Petani Terdaftar Sebagai Peserta BPJS Ketenagakerjaan
Kang DS Hadiri Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan bersama Presiden RI