Program Makan Bergizi Gratis Bawa Manfaat Ganda bagi Masyarakat di Lampung

Jumat, 21 Nov 2025 21:57
    Bagikan  
Program Makan Bergizi Gratis Bawa Manfaat Ganda bagi Masyarakat di Lampung
Dok. Tim MBG

Program Makan Bergizi Gratis Bawa Manfaat Ganda bagi Masyarakat di Lampung

MONITORRAKYAT.COM -Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mendapatkan perhatian luas dari berbagai kalangan masyarakat sebagai salah satu upaya pemerintah untuk memperkuat ketahanan gizi nasional.

Melalui pendekatan yang terstruktur, program ini hadir sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia.

DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperluas implementasi program MBG seperti yang saat ini dilakukan di Lampung pada Rabu (18/11/2025).
Sosialisasi ini diharapkan dapat mengedukasi masyarakat mengenai pentinya asupan gizi sejak dini yang juga membawa manfaat ganda bagi masyarakat.
Anggota Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, menegaskan bahwa program MBG merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memastikan setiap lapisan masyarakat memperoleh akses gizi yang layak. Dihadapan ratusan warga Bandar Lampung, ia menyampaikan bahwa MBG bukan sekadar penyediaan makanan, melainkan langkah strategis membangun kualitas sumber daya manusia sejak dini.
“Program ini menunjukkan perhatian pemerintah terhadap persoalan gizi yang selama ini dialami masyarakat. Banyak warga kita yang sebenarnya membutuhkan dukungan, tetapi terkendala akses. Melalui MBG, negara hadir untuk memastikan kebutuhan dasar ini terpenuhi dengan lebih baik,” tutur Nihayatul Wafiroh.
Lebih jauh, ia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan program ini didukung oleh Sentra Produksi dan Penyediaan Gizi (SPPG). Kehadiran SPPG tidak hanya memastikan ketersediaan bahan pangan segar dan aman, tetapi juga memberi manfaat ekonomi karena memaksimalkan pasokan dari wilayah sekitar. Selain meningkatkan mutu gizi, MBG turut menggerakkan roda ekonomi lokal melalui keterlibatan masyarakat sebagai tenaga operasional dapur.
“Ini bukan hanya soal makanan, tetapi juga kesempatan kerja. Banyak warga sekitar SPPG yang dapat terlibat langsung dalam proses produksi pangan. Dengan begitu, masyarakat mendapatkan manfaat ganda—gizi untuk keluarga, ekonomi untuk lingkungan,” tambahnya.
Menanggapi isu-isu yang beredar terkait dugaan keracunan makanan dalam program MBG, Nihayatul Wafiroh memberikan pemahaman yang mendetail. “Masyarakat tidak perlu khawatir dengan isu yang berkembang. Kami telah turun langsung ke lapangan dan menemukan bahwa persoalannya terjadi karena adanya dapur yang tidak mengikuti SOP. Saya meminta Badan Gizi Nasional meningkatkan pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang. Intinya, program ini aman dan membawa banyak manfaat bagi masyarakat,” papar Nihayatul.

Dengan sosialisasi program MBG di Lampung diharapkan program ini dapat berjalan optimal untuk mencapai hasil yang maksimal. Melalui penguatan pengawasan dan kerja sama semua pihak, program MBG diharapkan terus memberikan dampak positif dan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Di Rakernas APKASI, Bupati Kang DS: Pemkab Bandung Komitmen Perkuat Kolaborasi dengan Pemerintah Pusat
Di Rakernas APKASI, Bupati Kang DS: Pemkab Bandung Komitmen Perkuat Kolaborasi dengan Pemerintah Pusat
Menase Ugedi Degei : Kongres V Partai Buruh Jadi Momentum Konsolidasi Kekuatan di Papua Tengah
Di Balik Banjir Pati: Peran Komunikasi Krisis Pemerintah di Tengah Situasi Darurat
Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji
Fenomena Hastag #KaburAjaDulu dalam Kehidupan Sosial Generasi Muda
Konflik Kursi Transjakarta dan Kegagalan Komunikasi di Ruang Publik
Ketika Arus Migrasi Bertemu Perbedaan Budaya
PLN ULP Baleendah Gulirkan Gebyar Awal Tahun 2026, Pelanggan Bisa Nikmati Diskon 50 Persen Tambah Daya
Membedah Kekuasaan dan Ideologi Gender dalam Masyarakat melalui Perspektif Feminis
Duh!! Gelap Bertahun-tahun, Jalur Vital Ciparay Masih Minim PJU
Dugaan Perusahaan Baja China Tak Bayar Pajak, Purbaya: Negara Terancam Rugi Besar?
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polisi: Batas Kritik, Humor, dan Kebebasan Berekspresi Kembali Dipersoalkan
Tegas! Kang DS Minta Dispakan Proaktif Turun ke Lapangan dan Optimalkan Aset Perikanan
Kang DS Instruksikan Disperkimtan Segera Sediakan Lahan Pemakaman untuk Masyarakat
Bakal Diusulkan ke MenPAN RB, Kang DS Sebut Kab. Bandung Kekurangan 4.900 Guru, Penilik dan Pengawas 
Kang DS Targetkan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis Diseluruh Layanan Kesehatan Kabupaten Bandung
Pemkab Bandung Launching GBK Bedas Digital. Angka Pengangguran Capai 6 juta, Usia Produktif 1,8 Juta Jiwa
Kata Kang DS, Puluhan Ribu Petani Terdaftar Sebagai Peserta BPJS Ketenagakerjaan
Kang DS Hadiri Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan bersama Presiden RI