Program MBG Diharapkan Bentuk Generasi Banyuwangi yang Sehat dan Tangguh

Kamis, 4 Dec 2025 08:21
    Bagikan  
Program MBG Diharapkan Bentuk Generasi Banyuwangi yang Sehat dan Tangguh
Dok. Tim MBG

Program MBG Diharapkan Bentuk Generasi Banyuwangi yang Sehat dan Tangguh

MONITORRAKYAT.COM -Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Banyuwangi menjadi momentum penting bagi pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat komitmen pemenuhan gizi sejak usia dini. Kegiatan yang menghadirkan wakil rakyat dan perwakilan pemerintah tersebut menekankan bagaimana program ini bukan sekadar penyediaan makanan, tetapi juga sebuah strategi pembangunan manusia yang terintegrasi. 

DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar sosialisasi program MBG kali ini di Daipoeng Sawahan Simpang Blimbingsari, Kab. Banyuwangi, Selasa, (2/12). Sosialisasi program MBG menjadi langkah awal pemerintah dalam memberikan pembekalan kepada masyarakat mengenai pentingnya menjalani pola makan hidup sehat sejak dini.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, menegaskan bahwa MBG hadir untuk memastikan anak-anak dan kelompok rentan memperoleh gizi yang layak guna menunjang tumbuh kembang mereka. Ia menyebut bahwa upaya ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam menyiapkan generasi Indonesia yang mampu bersaing dan berkontribusi positif bagi masa depan bangsa. Menurutnya, pemenuhan gizi sejak dini adalah fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan produktif. 
“Program Makan Bergizi Gratis hadir sebagai wujud komitmen pemerintah dalam menurunkan angka malnutrisi dan stunting sekaligus mempersiapkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif. Program ini menyasar peserta didik dari tingkat SD hingga SMA dan santri, serta anak balita, ibu hamil, dan ibu menyusui sebagai kelompok prioritas untuk memastikan pemenuhan gizi sejak dini,” tutur Nihayatul Wafiroh.
Tidak hanya berdampak pada kesehatan dan pendidikan, program MBG juga menjadi penggerak perekonomian daerah. Melalui pelibatan petani, nelayan, UMKM, dan pelaku usaha pangan lokal, rantai pasok program ini membuka ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat. 
Pemerintah menilai bahwa keterlibatan pelaku lokal bukan hanya memastikan ketersediaan bahan pangan yang segar dan berkualitas, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 
Perwakilan Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi, Teguh Suparngadi, menambahkan bahwa MBG dirancang sebagai langkah strategis jangka panjang untuk mewujudkan generasi sehat menuju masa depan Indonesia emas. Ia menjelaskan bahwa menu yang disusun selalu menyesuaikan potensi daerah, termasuk bahan pangan lokal yang mudah dijangkau masyarakat. 
“Dengan demikian, program MBG tidak hanya memperhatikan aspek gizi, tetapi juga keberlanjutan ekosistem pangan di tingkat daerah,” jelas Teguh Suparngadi.
Sosialisasi di Banyuwangi pun menekankan pentingnya dukungan semua pihak. Pemerintah berharap masyarakat, pelaku usaha, tenaga gizi, hingga para pendidik dapat terlibat aktif dalam memastikan pelaksanaan MBG berjalan aman, berkualitas, dan berkelanjutan. Kolaborasi berbagai elemen ini diharapkan menjadi pondasi kuat lahirnya generasi Banyuwangi yang lebih sehat dan berdaya saing.

Pelaksanaan MBG memberikan dampak nyata berupa pembukaan lapangan kerja, peningkatan produksi pangan lokal, serta peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan. Keberhasilan program MBG membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat sebagai pemasok, relawan, pengawas, dan mitra pelaksana, dengan sistem pengawasan berbasis digital untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan menuju Indonesia Emas 2045.



Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Sosialisasi SPAM PDAM di Pacet Dipertanyakan, Warga 4 Desa Kecewa Forum Justru Berlangsung Tertutup
Rokok Ilegal Kembali Disorot, Satpol PP Kabupaten Bandung Telusuri Informasi Peredaran
Digitalisasi Birokrasi Jadi Sorotan, Dede Yusuf Nilai Kantor Kecamatan Tak Perlu Dipenuhi Puluhan Pegawai
Reses Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Renie Rahayu Dorong Aspirasi Warga Tak Berhenti di Forum
KDS Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi ASN Pemkab Bandung yang Terbukti Judi Online
Kabupaten Bandung harus Bangga, Juara 1 Duta Baca Jawa Barat 2025 Pecah Rekor!
Gerak Jalan BEDAS Semarakkan PHBN Tingkat Kecamatan Ciparay, 81 Tahun Indonesia Merdeka Penuh Kebahagiaan
Peringatan HUT RI ke-81 di Kecamatan Pamengpeuk Berlangsung Khidmat dan Meriah
Pemkab dan DPRD Kabupaten Bandung Tekankan Belanja Daerah Harus Efektif, Efisien dan Tepat Sasaran
Sambil Makan Nasi Liwet: Bupati KDS dan Warga Tasyakur Binikmat Program Normalisasi Sungai Cisungalah
Antisipasi Kekeringan, KDS Perintahkan Pemantauan dan Distribusi Air Diperkuat
Pemkab Bandung Perkuat Pembinaan Nakes Usai Kasus Bullying Pasien
KDS Dorong Penguatan Peran Guru Ngaji untuk Bentuk Generasi Berkarakter dan Berakhlakul Karimah
KDS Dorong Bandung Bedas Run Jadi Penggerak Sport Tourism Kabupaten Bandung
KODRAT Kabupaten Bandung Punya Nahkoda Baru, Erwan Siapkan Regenerasi Petarung Muda
KDS Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian, Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Terima Santunan
Bupati KDS Ajak Para Pengusaha di Kabupaten Bandung Terlibat Program Pentahelix
DPD APPSI Kabupaten Bandung Resmi Dilantik, Feri Ferdian : Ini Bentuk Wadah Aspirasi Pedagang
Kasus Dugaan Korupsi Rp26 Miliar Proyek Porang Sidrap Jadi Sorotan KOSMAK
Pengusaha Asal Kuningan Resmikan Depo POMINDO Pertama di Purwakarta, Permudah Akses Minyak Goreng