MONITORRAKYAT.COM -
-Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, pada Sabtu (28/3/2026) siang, memicu rangkaian kejadian yang melumpuhkan aktivitas di sejumlah titik. Dalam waktu singkat, pohon-pohon besar tumbang, menimpa kendaraan dan menutup akses jalan.
Kapolsek Pangalengan, Kompol Edi Pramana, mengungkapkan bahwa peristiwa terjadi sekitar pukul 13.10 WIB saat hujan dan angin kencang melanda hampir seluruh wilayah Pangalengan. Kondisi tersebut menyebabkan pohon tumbang secara masif di beberapa lokasi.
Salah satu titik terparah berada di Kampung Rahong, Desa Pulosari. Sebuah pohon besar roboh dan menghantam empat kendaraan yang sedang terparkir. Kerusakan pun tak terhindarkan mulai dari bagian atap, kaca depan, hingga bodi kendaraan.
"Empat mobil yang terdampak yakni Toyota Avanza milik warga Bekasi, Toyota Yaris milik warga Bogor, Toyota Fortuner milik warga Bekasi, serta Suzuki Jimny milik warga lokal Pangalengan. Dari kejadian ini, satu orang dilaporkan mengalami luka ringan, yakni Budi Budiman (39), pemilik Suzuki Jimny, yang telah mendapatkan penanganan," katanya
Selain itu, dampak tak hanya dirasakan di satu lokasi. Di Kampung Babakan Tirta, Desa Margamulya, tercatat sedikitnya 19 pohon tumbang. Tiga di antaranya bahkan melintang di badan jalan dan sempat melumpuhkan arus lalu lintas.
Merespons cepat laporan warga, jajaran Polsek Pangalengan bersama petugas KRYD Pospam Bundaran Pangalengan langsung turun ke lapangan. Proses evakuasi dilakukan dengan memotong batang pohon menggunakan gergaji mesin demi membuka kembali akses jalan.
“Prioritas kami adalah memastikan jalur kembali bisa dilalui dan tidak membahayakan masyarakat,” ujar Edi.
Di tengah cuaca yang belum sepenuhnya stabil, masyarakat dan wisatawan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Potensi cuaca ekstrem yang masih mengintai menjadi ancaman nyata, terutama di wilayah dengan banyak pepohonan besar dan jalur rawan tertutup material alam.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak.
**
