Pemerintah Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Sehat Lewat Program Makan Bergizi Gratis di Tarakan

Kamis, 6 Nov 2025 15:12
    Bagikan  
Pemerintah Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Sehat Lewat Program Makan Bergizi Gratis di Tarakan
Dok. Tim MBG

Pemerintah Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Sehat Lewat Program Makan Bergizi Gratis di Tarakan

MONITORRAKYAT.COM -Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disosialisasikan kepada masyarakat melalui kegiatan yang berlangsung di Hotel Grand El Hajj, Kota Tarakan, pada Kamis, (30/10/2025).

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini sedang digalakkan DPR RI dan Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi langkah awal untuk melahirkan generasi sehat, cerdas dan produktif.

Sosialisasi dengan mengankat tema bersama mewujudkan generasi sehat Indonesia ini dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, Ketua Komisi III DPRD Kota Tarakan, Randy Ramadhana Erdian, serta perwakilan dari Badan Gizi Nasional (BGN), Rahmad Wahyudi.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, menegaskan bahwa Program MBG merupakan investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.
“Pembangunan bangsa tidak cukup hanya melalui infrastruktur, tetapi harus dimulai dari manusia yang sehat dan bergizi baik. Program Makan Bergizi Gratis ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam memastikan setiap anak Indonesia memiliki kesempatan tumbuh dan belajar secara optimal,” ujarnya. 
Ia menambahkan, peningkatan gizi anak akan berdampak langsung terhadap semangat belajar dan prestasi generasi muda di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Komisi III DPRD Kota Tarakan, Randy Ramadhana Erdian, menilai Program MBG sebagai langkah strategis dalam menekan angka malnutrisi dan stunting di daerah. “Melalui penyediaan makanan bergizi bagi anak sekolah, kita tidak hanya membangun generasi sehat, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi lokal. Program ini membuka peluang bagi UMKM, petani, dan nelayan untuk menjadi bagian dari rantai pasok pangan nasional,” jelasnya.
Menambahkan, perwakilan Badan Gizi Nasional, Rahmad Wahyudi, menjelaskan bahwa pelaksanaan MBG didasarkan pada empat prinsip utama: kecukupan kalori, gizi seimbang, higienitas, dan keamanan pangan. “Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar intervensi gizi, tetapi juga pendorong ekonomi daerah. Ketika bahan pangan disuplai oleh masyarakat setempat, maka kesejahteraan petani, nelayan, dan pelaku UMKM turut meningkat,” ungkapnya.
Kegiatan sosialisasi ini menegaskan bahwa MBG tidak hanya fokus pada penyediaan makanan sehat, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya gizi seimbang dan kolaborasi lintas sektor. Dengan dukungan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan generasi sehat, mandiri, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.






Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Di Rakernas APKASI, Bupati Kang DS: Pemkab Bandung Komitmen Perkuat Kolaborasi dengan Pemerintah Pusat
Di Rakernas APKASI, Bupati Kang DS: Pemkab Bandung Komitmen Perkuat Kolaborasi dengan Pemerintah Pusat
Menase Ugedi Degei : Kongres V Partai Buruh Jadi Momentum Konsolidasi Kekuatan di Papua Tengah
Di Balik Banjir Pati: Peran Komunikasi Krisis Pemerintah di Tengah Situasi Darurat
Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji
Fenomena Hastag #KaburAjaDulu dalam Kehidupan Sosial Generasi Muda
Konflik Kursi Transjakarta dan Kegagalan Komunikasi di Ruang Publik
Ketika Arus Migrasi Bertemu Perbedaan Budaya
PLN ULP Baleendah Gulirkan Gebyar Awal Tahun 2026, Pelanggan Bisa Nikmati Diskon 50 Persen Tambah Daya
Membedah Kekuasaan dan Ideologi Gender dalam Masyarakat melalui Perspektif Feminis
Duh!! Gelap Bertahun-tahun, Jalur Vital Ciparay Masih Minim PJU
Dugaan Perusahaan Baja China Tak Bayar Pajak, Purbaya: Negara Terancam Rugi Besar?
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polisi: Batas Kritik, Humor, dan Kebebasan Berekspresi Kembali Dipersoalkan
Tegas! Kang DS Minta Dispakan Proaktif Turun ke Lapangan dan Optimalkan Aset Perikanan
Kang DS Instruksikan Disperkimtan Segera Sediakan Lahan Pemakaman untuk Masyarakat
Bakal Diusulkan ke MenPAN RB, Kang DS Sebut Kab. Bandung Kekurangan 4.900 Guru, Penilik dan Pengawas 
Kang DS Targetkan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis Diseluruh Layanan Kesehatan Kabupaten Bandung
Pemkab Bandung Launching GBK Bedas Digital. Angka Pengangguran Capai 6 juta, Usia Produktif 1,8 Juta Jiwa
Kata Kang DS, Puluhan Ribu Petani Terdaftar Sebagai Peserta BPJS Ketenagakerjaan
Kang DS Hadiri Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan bersama Presiden RI