Normalisasi Sungai Cikayapulama, Yayasan Podomoro Bagikan CSR

Rabu, 24 Dec 2025 13:06
    Bagikan  
Normalisasi Sungai Cikayapulama, Yayasan Podomoro Bagikan CSR
Istimewa

Perwakilan podomoro dan pemerintah kecamatan Bojongsoang

MONITORRAKYAT.COM - KAB. BANDUNG 

-Pemerintah setempat mengarahkan program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) dari Yayasan Podomoro untuk mendukung upaya penanggulangan banjir di wilayah Bojongsoang, Kabupaten Bandung.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah normalisasi Sungai Cikayapulama yang berada di wilayah perbatasan Desa Bojongsoang dan Desa Bojongsari.

Normalisasi sungai tersebut dinilai strategis mengingat Bojongsoang selama ini kerap dilanda banjir akibat berbagai faktor, salah satunya sumbatan saluran air dan pendangkalan sungai.

Yayasan Podomoro disebut telah merespons arahan tersebut dengan cepat. Program normalisasi Sungai Cikayapulama langsung dijalankan setelah adanya kesepahaman antara pihak perusahaan dan pemerintah.

Bahkan, titik pekerjaan sudah ditentukan secara teknis agar hasilnya lebih efektif.

"Pekerjaan normalisasi dimulai dari bagian hilir sungai. Langkah ini diambil untuk memastikan aliran air dapat mengalir lancar tanpa tertahan, kata Perwakilan dari Podomoro, Rosid 

“Kalau dikerjakan dari hulu terlebih dahulu, dikhawatirkan air justru akan tertahan di hilir. Maka kami mulai dari bawah agar aliran air cepat mengalir ke hilir,” tambahnya.

Camat Bojongsoang Kankan menyebut
Adapun hulu Sungai Cikayapulama sendiri berada di kawasan sekitar jembatan yang masuk wilayah Podomoro.

"Setelah pekerjaan di hilir rampung, normalisasi akan dilanjutkan secara bertahap ke arah hulu," katanya.

"Alhamdulillah dukungan termasuk kerjasama jajaran stakeholder Pemkab Bandung. Semoga ini bermanfaat untuk warga masyarakat disekitar sini ya," cetusnya.

Camat memperkirakan proses normalisasi sungai ini akan memakan waktu sekitar satu bulan, tergantung pada kondisi teknis lapangan serta dukungan anggaran dari pihak terkait.

Meski demikian, pemerintah optimistis pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan dampak signifikan terhadap pengurangan risiko banjir di Bojongsoang.

Sinergi antara pemerintah dan dunia usaha ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk berkontribusi nyata dalam menyelesaikan persoalan sosial dan lingkungan di wilayah Kabupaten Bandung.


Sebagai penutup, pemerintah menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Podomoro atas komitmennya dalam mendukung penanganan persoalan lingkungan melalui CSR.

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Di Rakernas APKASI, Bupati Kang DS: Pemkab Bandung Komitmen Perkuat Kolaborasi dengan Pemerintah Pusat
Di Rakernas APKASI, Bupati Kang DS: Pemkab Bandung Komitmen Perkuat Kolaborasi dengan Pemerintah Pusat
Menase Ugedi Degei : Kongres V Partai Buruh Jadi Momentum Konsolidasi Kekuatan di Papua Tengah
Di Balik Banjir Pati: Peran Komunikasi Krisis Pemerintah di Tengah Situasi Darurat
Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji
Fenomena Hastag #KaburAjaDulu dalam Kehidupan Sosial Generasi Muda
Konflik Kursi Transjakarta dan Kegagalan Komunikasi di Ruang Publik
Ketika Arus Migrasi Bertemu Perbedaan Budaya
PLN ULP Baleendah Gulirkan Gebyar Awal Tahun 2026, Pelanggan Bisa Nikmati Diskon 50 Persen Tambah Daya
Membedah Kekuasaan dan Ideologi Gender dalam Masyarakat melalui Perspektif Feminis
Duh!! Gelap Bertahun-tahun, Jalur Vital Ciparay Masih Minim PJU
Dugaan Perusahaan Baja China Tak Bayar Pajak, Purbaya: Negara Terancam Rugi Besar?
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polisi: Batas Kritik, Humor, dan Kebebasan Berekspresi Kembali Dipersoalkan
Tegas! Kang DS Minta Dispakan Proaktif Turun ke Lapangan dan Optimalkan Aset Perikanan
Kang DS Instruksikan Disperkimtan Segera Sediakan Lahan Pemakaman untuk Masyarakat
Bakal Diusulkan ke MenPAN RB, Kang DS Sebut Kab. Bandung Kekurangan 4.900 Guru, Penilik dan Pengawas 
Kang DS Targetkan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis Diseluruh Layanan Kesehatan Kabupaten Bandung
Pemkab Bandung Launching GBK Bedas Digital. Angka Pengangguran Capai 6 juta, Usia Produktif 1,8 Juta Jiwa
Kata Kang DS, Puluhan Ribu Petani Terdaftar Sebagai Peserta BPJS Ketenagakerjaan
Kang DS Hadiri Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan bersama Presiden RI