Wabup Ali Syakieb: Wartawan Menyampaikan Informasi yang Bisa Dipahami dan Dimengerti Masyarakat

Selasa, 6 Jan 2026 14:53
    Bagikan  
Wabup Ali Syakieb: Wartawan Menyampaikan Informasi yang Bisa Dipahami dan Dimengerti Masyarakat
Istimewa

Wabup Ali Syakieb audiensi bersama wartawan Kabupaten Bandung

MONITORRAKYAT.COM -

-Wakil Bupati (Wabup) Bandung Ali Syakieb mengajak Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bandung untuk sama-sama bekerjasama membangun Kabupaten Bandung.

"Wartawan mitra strategis Pemerintah Kabupaten Bandung. Kita butuh wartawan. Wartawan sebagai penyeimbang demokrasi. PWI untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait dengan program kerja Pemkab Bandung. Semua program kerja Pemkab Bandung adalah untuk kemaslahatan masyarakat," kata Ali Syakieb saat beraudiensi dengan PWI Kabupaten Bandung di ruang pertemuan Setda Kabupaten Bandung, Soreang, Selasa (6/1/2026).

Didampingi Kepala Diskominfo Kabupaten Bandung Teguh Purwayadi dan Kabid Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Sandi Apriatna, Ali Syakieb mengucapkan terima kasih kepada PWI Kabupaten Bandung yang sudah membantu Pemkab Bandung, khususnya dalam penyampaian informasi atau pemberitaan kegiatan atau program pemerintahan kepada masyarakat.

Ali Syakieb menegaskan bahwa pola kerja sama antara Pemkab Bandung dengan PWI harus lebih dimaksimalkan lagi.

"Kita harus sama-sama membangun Kabupaten Bandung. Saya berharap wartawan maupun PWI yu sama-sama bangun Kabupaten Bandung. Dengan harapan setiap informasi yang disampaikan ke publik bisa dimengerti dan dipahami oleh masyarakat. Jangan sampai berita yang tersebar adalah berita hoaks," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Ali Syakieb turut mengungkapkan permasalahan pengangguran, bank emok, dan sampah. Khususnya untuk permasalahan pengangguran, Pemkab Bandung mensosialisasikan menciptakan lapangan kerja. Selain itu menjadikan warga menjadi enterpreneur atau menciptakan wirausaha baru.

"Permasalahan bank emok, salah satu solusinya adalah program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan. Untuk lepas dari masalah bank emok, salah satunya warga harus mandiri. Bagaimana masyarakat bisa lebih mandiri," tuturnya.

Lebih lanjut orang kedua di Kabupaten Bandung ini turut mengungkapkan masalah banjir di Kabupaten Bandung karena dipengaruhi oleh letak geografis.

Ditegaskannya, untuk penanganan banjir, Pemkab Bandung tidak diam. Di antaranya melalui program-program yang digulirkan Pemkab Bandung, provinsi maupun program pentahelix.

"Penanganan banjir itu secara bertahap. Salah satu solusi penanggulangan banjir adalah pengerukan, dan pelebaran aliran sungai maupun penataan bantaran sungai," ujarnya.

Pada kesempatan audiensi dengan Wabup Ali Syakieb, Ketua PWI Kabupaten Bandung Enung D Susana mengungkapkan sejumlah program kegiatan PWI Kabupaten Bandung pada tahun 2026 ini. Pada tanggal 9 Februari setiap tahunnya, PWI menggelar Hari Pers Nasional atau HPN. Pada tahun ini puncak acara HPN itu secara nasional di Provinsi Banten.

"Sedangkan kegiatan HPN di Kabupaten Bandung, PWI berencana melaksanakan diskusi untuk membahas permasalahan di Kabupaten Bandung dengan menghadirkan sejumlah tokoh masyarakat, selain dari lembaga eksekutif maupun legislatif," tuturnya.

PWI berharap ada pembahasan persoalan di Kabupaten Bandung di antaranya pertama terkait sampah atau soal lingkungan, kedua pendidikan untuk sama-sama didiskusikan.

"PWI juga berencana melaksanakan rapat kerja atau agenda Konferensi PWI Kabupaten Bandung pada bulan November 2026," katanya.

Enung berharap agenda kerja PWI Kabupaten Bandung benar-benar bisa dilaksanakan dengan sukses.

Sementara itu, Penasehat PWI Kabupaten Bandung Didi Mainaki menegaskan bahwa PWI menjadi mitra strategis Pemkab Bandung.

Ia turut memberikan apreasiasi terhadap Diskominfo yang selalu memberikan informasi dan pemberitaan terkait dengan kegiatan di Pemkab Bandung.

"Kami dari PWI bisa bekerja sama dengan Pemkab Bandung. PWI siap menjadi jembatan untuk memberikan informasi kepada masyarakat," ujarnya.

Di hadapan Wabup Ali Syakieb, Anggota PWI Kabupaten Bandung Rustandi mengungkapkan rencana PWI melaksanakan sosialisasi KEJ (Kode Etik Jurnalistik).

"Peserta sosialisasinya di antaranya dari para ASN, sehingga disaat ada wartawan yang melaksanakan kejurnalistikkan bisa sama-sama paham tentang KEJ," ujarnya. 

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Di Rakernas APKASI, Bupati Kang DS: Pemkab Bandung Komitmen Perkuat Kolaborasi dengan Pemerintah Pusat
Di Rakernas APKASI, Bupati Kang DS: Pemkab Bandung Komitmen Perkuat Kolaborasi dengan Pemerintah Pusat
Menase Ugedi Degei : Kongres V Partai Buruh Jadi Momentum Konsolidasi Kekuatan di Papua Tengah
Di Balik Banjir Pati: Peran Komunikasi Krisis Pemerintah di Tengah Situasi Darurat
Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji
Fenomena Hastag #KaburAjaDulu dalam Kehidupan Sosial Generasi Muda
Konflik Kursi Transjakarta dan Kegagalan Komunikasi di Ruang Publik
Ketika Arus Migrasi Bertemu Perbedaan Budaya
PLN ULP Baleendah Gulirkan Gebyar Awal Tahun 2026, Pelanggan Bisa Nikmati Diskon 50 Persen Tambah Daya
Membedah Kekuasaan dan Ideologi Gender dalam Masyarakat melalui Perspektif Feminis
Duh!! Gelap Bertahun-tahun, Jalur Vital Ciparay Masih Minim PJU
Dugaan Perusahaan Baja China Tak Bayar Pajak, Purbaya: Negara Terancam Rugi Besar?
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polisi: Batas Kritik, Humor, dan Kebebasan Berekspresi Kembali Dipersoalkan
Tegas! Kang DS Minta Dispakan Proaktif Turun ke Lapangan dan Optimalkan Aset Perikanan
Kang DS Instruksikan Disperkimtan Segera Sediakan Lahan Pemakaman untuk Masyarakat
Bakal Diusulkan ke MenPAN RB, Kang DS Sebut Kab. Bandung Kekurangan 4.900 Guru, Penilik dan Pengawas 
Kang DS Targetkan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis Diseluruh Layanan Kesehatan Kabupaten Bandung
Pemkab Bandung Launching GBK Bedas Digital. Angka Pengangguran Capai 6 juta, Usia Produktif 1,8 Juta Jiwa
Kata Kang DS, Puluhan Ribu Petani Terdaftar Sebagai Peserta BPJS Ketenagakerjaan
Kang DS Hadiri Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan bersama Presiden RI