Peristiwa Berdarah di RSUD Majalaya Picu Opini Publik, Fakta Sebenarnya Terungkap

Senin, 5 Jan 2026 16:37
    Bagikan  
Peristiwa Berdarah di RSUD Majalaya Picu Opini Publik, Fakta Sebenarnya Terungkap
Istimewa

Pihak manajemen RSUD Majalaya saat menggelar konferensi pers terkait kasus tewasnya seorang tenaga cleaning service

MONITORRAKYAT.COM

-Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majalaya memberikan klarifikasi resmi terkait insiden maut yang terjadi di lingkungan rumah sakit dan menewaskan seorang petugas kebersihan.

Pihak rumah sakit menegaskan bahwa korban maupun pelaku bukan merupakan pegawai internal RSUD Majalaya, melainkan tenaga outsourcing.


Insiden tersebut terjadi di area RSUD Majalaya dan sempat menimbulkan perhatian publik. Peristiwa itu dilaporkan terjadi pada dini hari dan berujung pada meninggalnya seorang petugas cleaning service yang bertugas di lingkungan rumah sakit.


Wakil Direktur Umum dan SDM RSUD Majalaya, Agus Heri Zukari, didampingi pihak jajarannya mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 05.04 WIB. 


"Setelah menerima laporan, manajemen rumah sakit langsung melakukan koordinasi internal untuk memastikan kondisi di lokasi kejadian," katanya, saat konferensi pers di Aula RSUD Majalaya, Senin (5/12/2025).


Agus menegaskan bahwa baik korban maupun pelaku bukan merupakan karyawan internal RSUD Majalaya. Keduanya diketahui berstatus sebagai tenaga outsourcing yang berada di bawah pengelolaan perusahaan penyedia jasa pihak ketiga.



Menurut Agus, seluruh tenaga outsourcing yang bertugas di RSUD Majalaya berada dalam tanggung jawab perusahaan penyedia jasa, mulai dari pembinaan, pengawasan teknis, hingga urusan administrasi.


“Pengelolaan secara penuh ada di pihak ketiga. Rumah sakit hanya melakukan pengawasan terbatas terhadap hasil pekerjaan sesuai dengan standar mutu yang telah disepakati,” ujarnya.


Lebih lanjut dijelaskan, lokasi kejadian berada di lantai 2 area pelayanan RSUD Majalaya. Area tersebut diketahui sudah tidak beroperasi setelah jam pelayanan berakhir pada pukul 14.00 WIB, sehingga kondisi di lokasi relatif sepi saat peristiwa terjadi.


Pihak RSUD Majalaya menyatakan akan terus bersikap kooperatif dan mendukung proses penanganan kasus oleh aparat kepolisian sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.


**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Di Rakernas APKASI, Bupati Kang DS: Pemkab Bandung Komitmen Perkuat Kolaborasi dengan Pemerintah Pusat
Di Rakernas APKASI, Bupati Kang DS: Pemkab Bandung Komitmen Perkuat Kolaborasi dengan Pemerintah Pusat
Menase Ugedi Degei : Kongres V Partai Buruh Jadi Momentum Konsolidasi Kekuatan di Papua Tengah
Di Balik Banjir Pati: Peran Komunikasi Krisis Pemerintah di Tengah Situasi Darurat
Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji
Fenomena Hastag #KaburAjaDulu dalam Kehidupan Sosial Generasi Muda
Konflik Kursi Transjakarta dan Kegagalan Komunikasi di Ruang Publik
Ketika Arus Migrasi Bertemu Perbedaan Budaya
PLN ULP Baleendah Gulirkan Gebyar Awal Tahun 2026, Pelanggan Bisa Nikmati Diskon 50 Persen Tambah Daya
Membedah Kekuasaan dan Ideologi Gender dalam Masyarakat melalui Perspektif Feminis
Duh!! Gelap Bertahun-tahun, Jalur Vital Ciparay Masih Minim PJU
Dugaan Perusahaan Baja China Tak Bayar Pajak, Purbaya: Negara Terancam Rugi Besar?
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polisi: Batas Kritik, Humor, dan Kebebasan Berekspresi Kembali Dipersoalkan
Tegas! Kang DS Minta Dispakan Proaktif Turun ke Lapangan dan Optimalkan Aset Perikanan
Kang DS Instruksikan Disperkimtan Segera Sediakan Lahan Pemakaman untuk Masyarakat
Bakal Diusulkan ke MenPAN RB, Kang DS Sebut Kab. Bandung Kekurangan 4.900 Guru, Penilik dan Pengawas 
Kang DS Targetkan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis Diseluruh Layanan Kesehatan Kabupaten Bandung
Pemkab Bandung Launching GBK Bedas Digital. Angka Pengangguran Capai 6 juta, Usia Produktif 1,8 Juta Jiwa
Kata Kang DS, Puluhan Ribu Petani Terdaftar Sebagai Peserta BPJS Ketenagakerjaan
Kang DS Hadiri Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan bersama Presiden RI