Kang DS Promosi Produk Fashion dan Kuliner Sampai Tingkat Regional, Nasional dan Internasional

Regional
Selasa, 23 Dec 2025 00:18
    Bagikan  
Kang DS Promosi Produk Fashion dan Kuliner Sampai Tingkat Regional, Nasional dan Internasional
Istimewa

Bupati Bandung Dadang Supriatna saat memberikan sambutan dalam acara fashion showcase

MONITORRAKYAT.COM -

-Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) berkolaborasi dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bandung melaksanakan kegiataan "Bandung Bedas Creative Fashion Showcase 2025" di Dome Bale Rame Soreang, Senin (22/12/2025).

Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna didampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Bandung Hj. Emma Dety Permanawati.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Cakra Amiyana, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bandung, para camat dan sejumlah pihak lainnya hadir pada kegiatan Bandung Bedas Creative Fashion Showcase 2025 tersebut.

Kegiatan tersebut sebagai ajang promosi berbagai jenis fashion, yang turut ditampilkan oleh para model atau para peraga.

Pasangan Bupati Bandung Dadang Supriatna beserta istri, Hj. Emma Dety Permanawati turut tampil pada fashion show dengan menampilkan busana kain sarung tenun khas Majalaya dengan corak warna hijau. Demikian pula yang ditampilkan Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb beserta istri, Margin Winaya Hermawan atau yang akrab dipanggil Margin Wieheerm turut menampilkan fashion show dengan busana dari bahan kain sarung tenun Majalaya.

Pada kesempatan itu, turut dipasarkan berbagai jenis produk fashion yang dihasilkan oleh para pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) di Kabupaten Bandung. Berbagai jenis produk pangan unggulan yang di hasilkan para pelaku usaha lokal juga turut menghiasi kegiatan Bandung Bedas Creative Fashion Showcase 2025 tersebut.

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan Bandung Bedas Creative Fashion Showcase 2025 ini tentunya mempunyai makna yang sangat luar biasa.

"Pada pelaksanannya, Dekranasda menghadirkan para pengrajin di Kabupaten Bandung, terutama pengrajin tenun, pengrajin pakaian, termasuk ada ciri khas Kabupaten Bandung, yaitu adanya kina," ujar Bupati Dadang Supriatna dalam sambutannya.

Bupati Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna mengatakan, kina adalah salah satu tumbuhan yang ada di Kabupaten Bandung yang secara resmi masuk dalam logo Kabupaten Bandung.

"Untuk itu, saya berharap kepada dinas terkait baik kepada Dinas Kebudayaan, dan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, kalau bisa setiap satu bulan sekali ada festival. Tetapi keliling di masing-masing kecamatan," harap Kang DS.

Ia ingin mencontoh Banyuwangi, yang sebelumnya tak memiliki kreativitas, tetapi dengan hadirnya kegiatan festival dan keagamaan juga ditampilkan, maka Banyuwangi menjadi salah satu tepat wisata polifarm (beragam jenis wisata).

"Kabupaten Bandung memiliki beberapa potensi yang tentunya Dekranasda tahu tentang di mana kira-kira potensi itu yang bisa dikembangkan," katanya.

Bupati Kang DS mengatakan bahwa kegiatan ini adalah kreativitas yang berakar pada kreativitas lokal.

"Nilai-nilai kebudayaan. Saya berharap para pelaku UMKM, oleh Pak Sekda dan dinas terkait untuk diundang diajak diskusi," harapnya.

Kang DS juga mengucapkan selamat dan terima kasih kepada Dekranasda Kabupaten Bandung yang sudah menjadikan momentum ini kegiatan yang sangat kreatif.

Ia berharap kegiatan yang dikemas oleh Dekranasda ini terus berlanjut dan berkesinambungan sebagai ajang promosi fashion dan kuliner yang dihasilkan oleh para pelaku UMKM Kabupaten Bandung.

"Apalagi sebentar lagi menghadapi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Apalagi sebentar lagi menghadapi Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah," ucapnya.

Kang DS berharap promosi produk fashion maupun kuliner ini tidak hanya dilakukan di tingkat lokal. Tetapi bisa dilakukan di tingkat regional, nasional, bahkan internasional.

"Kami berharap Dekranasda bisa melakukan komunikasi dalam rangka untuk memasarkan produk-produk lokal di Kabupaten Bandung. Yang tentunya seluruh warga negara Indonesia paham dan tahu tentang hasil dan juga kreativitas lokal yang ada di Kabupaten Bandung," harapnya.

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Di Rakernas APKASI, Bupati Kang DS: Pemkab Bandung Komitmen Perkuat Kolaborasi dengan Pemerintah Pusat
Di Rakernas APKASI, Bupati Kang DS: Pemkab Bandung Komitmen Perkuat Kolaborasi dengan Pemerintah Pusat
Menase Ugedi Degei : Kongres V Partai Buruh Jadi Momentum Konsolidasi Kekuatan di Papua Tengah
Di Balik Banjir Pati: Peran Komunikasi Krisis Pemerintah di Tengah Situasi Darurat
Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji
Fenomena Hastag #KaburAjaDulu dalam Kehidupan Sosial Generasi Muda
Konflik Kursi Transjakarta dan Kegagalan Komunikasi di Ruang Publik
Ketika Arus Migrasi Bertemu Perbedaan Budaya
PLN ULP Baleendah Gulirkan Gebyar Awal Tahun 2026, Pelanggan Bisa Nikmati Diskon 50 Persen Tambah Daya
Membedah Kekuasaan dan Ideologi Gender dalam Masyarakat melalui Perspektif Feminis
Duh!! Gelap Bertahun-tahun, Jalur Vital Ciparay Masih Minim PJU
Dugaan Perusahaan Baja China Tak Bayar Pajak, Purbaya: Negara Terancam Rugi Besar?
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polisi: Batas Kritik, Humor, dan Kebebasan Berekspresi Kembali Dipersoalkan
Tegas! Kang DS Minta Dispakan Proaktif Turun ke Lapangan dan Optimalkan Aset Perikanan
Kang DS Instruksikan Disperkimtan Segera Sediakan Lahan Pemakaman untuk Masyarakat
Bakal Diusulkan ke MenPAN RB, Kang DS Sebut Kab. Bandung Kekurangan 4.900 Guru, Penilik dan Pengawas 
Kang DS Targetkan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis Diseluruh Layanan Kesehatan Kabupaten Bandung
Pemkab Bandung Launching GBK Bedas Digital. Angka Pengangguran Capai 6 juta, Usia Produktif 1,8 Juta Jiwa
Kata Kang DS, Puluhan Ribu Petani Terdaftar Sebagai Peserta BPJS Ketenagakerjaan
Kang DS Hadiri Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan bersama Presiden RI