Kabupaten Bandung Siap Jadi Lumbung Padi Nasional, Bupati Minta Dinas Pertanian Bergerak Cepat

Kamis, 8 Jan 2026 16:32
    Bagikan  
Kabupaten Bandung Siap Jadi Lumbung Padi Nasional, Bupati Minta Dinas Pertanian Bergerak Cepat
Istimewa

Pemkab Bandung ultimatum Dinas Pertanian untuk bantu wujudkan Presiden Prabowo swasembada pangan

MONITORRAKYAT.COM -

- Bupati Bandung Dadang Supriatna, menginstruksikan Dinas Pertanian Kabupaten Bandung untuk fokus mendukung penuh cita-cita dan target Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada pangan di Indonesia.

Hal ini disampaikan Kang DS, sapaan akrabnya, dalam Kunjungan Kerja dan Ekspos Program Kerja Dinas Pertanian Tahun 2026 di Meeting Room Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Komplek Pemkab Bandung, Rabu (7/1/2026) mala.

"Kalau menyimak apa yang disampaikan Pak Presiden tadi di Karawang, impian Pak Presiden tiada lain adalah swasembada pangan dengan cara fokus terhadap produksi. Indonesia sekarang tidak lagi impor, bahkan ke depan targetnya kita bisa ekspor," ujar Bupati Bandung Kang DS saat membuka arahannya.

Oleh karena itu, orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu meminta Dinas Pertanian sebagai leading sector yang membidangi urusan pertanian dan peternakan untuk dapat fokus menggenjot dan meningkatkan produksi pangan di Kabupaten Bandung terutama beras.

Salah satu yang mesti dilakukan agar target peningkatan produksi beras ini dapat tercapai, lanjut Bupati, yakni dengan memastikan data mengenai jumlah petani, luas lahan sawah atau lahan pertanian lain di Kabupaten Bandung.

"Saya minta mapping berapa ribu hektare sawah. Saya akan menjawab apa yang dicita-citakan oleh Pak Presiden, bahwa Kabupaten Bandung bisa swasembada pangan," tutur Kang DS.

Selain fokus pada peningkatan produksi beras, Bupati juga menekankan pentingnya penyelesaian infrastruktur pendukung pertanian.

Irigasi yang memadai, jalan usaha tani yang layak, serta infrastruktur pertanian lainnya menjadi kunci untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Bandung.

"Pembangunan infrastruktur pertanian sangat penting. Sekarang cuma dianggarkan Rp 1,2 miliar. Cukup buat apa? Kalau enggak ada anggaran, kita usulkan ke Kementerian Pertanian dan Kementerian PU. Tadi Pak Wamen juga bertanya apa yang dibutuhkan Kabupaten Bandung," ungkapnya.

Dinas Pertanian juga diminta mengevaluasi kembali beberapa program yang telah disusun karena dinilai tidak relevan dengan asta cita Presiden Prabowo Subianto terutama dalam mewujudkan swasembada pangan atau beras.

Ia mengingatkan agar program-program yang bersifat seremonial dan kurang berdampak dievaluasi dan diganti dengan program yang lebih konkret dan dirasakan manfaatnya oleh petani dan peternak. Tak hanya itu pendampingan dan pengawasan juga tidak boleh dilupakan.

"Saya titip, program yang mendukung program prioritas Pak Presiden harus jadi prioritas. Oleh karena itu, saya minta Kadis dan para Kabid harus memahami secara utuh apa yang menjadi output maupun outcome programnya," tandasnya.

Lebih lanjut, Kang DS menyoroti pentingnya peningkatan produksi telur di Kabupaten Bandung. Dengan kebutuhan MBG yang mencapai 1000 ton per bulan, ia meminta Dinas Pertanian untuk fokus pada pengembangan sektor peternakan ayam petelur.

"Saya minta Distan harus bergerak cepat supaya selaras dengan keinginan Pak Presiden. Program peternakan ayam petelur saya minta dilaksanakan mulai Januari ini karena kita butuh telur untuk MBG. Jangan ditunda-tunda, kenapa harus Maret," tegasnya.

"Program yang tidak efektif seperti pengadaan anak domba, dievaluasi dan dialihkan saja untuk peternakan telur untuk mendukung program MBG," tegas Bupati. 

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Sosialisasi SPAM PDAM di Pacet Dipertanyakan, Warga 4 Desa Kecewa Forum Justru Berlangsung Tertutup
Rokok Ilegal Kembali Disorot, Satpol PP Kabupaten Bandung Telusuri Informasi Peredaran
Digitalisasi Birokrasi Jadi Sorotan, Dede Yusuf Nilai Kantor Kecamatan Tak Perlu Dipenuhi Puluhan Pegawai
Reses Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Renie Rahayu Dorong Aspirasi Warga Tak Berhenti di Forum
KDS Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi ASN Pemkab Bandung yang Terbukti Judi Online
Kabupaten Bandung harus Bangga, Juara 1 Duta Baca Jawa Barat 2025 Pecah Rekor!
Gerak Jalan BEDAS Semarakkan PHBN Tingkat Kecamatan Ciparay, 81 Tahun Indonesia Merdeka Penuh Kebahagiaan
Peringatan HUT RI ke-81 di Kecamatan Pamengpeuk Berlangsung Khidmat dan Meriah
Pemkab dan DPRD Kabupaten Bandung Tekankan Belanja Daerah Harus Efektif, Efisien dan Tepat Sasaran
Sambil Makan Nasi Liwet: Bupati KDS dan Warga Tasyakur Binikmat Program Normalisasi Sungai Cisungalah
Antisipasi Kekeringan, KDS Perintahkan Pemantauan dan Distribusi Air Diperkuat
Pemkab Bandung Perkuat Pembinaan Nakes Usai Kasus Bullying Pasien
KDS Dorong Penguatan Peran Guru Ngaji untuk Bentuk Generasi Berkarakter dan Berakhlakul Karimah
KDS Dorong Bandung Bedas Run Jadi Penggerak Sport Tourism Kabupaten Bandung
KODRAT Kabupaten Bandung Punya Nahkoda Baru, Erwan Siapkan Regenerasi Petarung Muda
KDS Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian, Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Terima Santunan
Bupati KDS Ajak Para Pengusaha di Kabupaten Bandung Terlibat Program Pentahelix
DPD APPSI Kabupaten Bandung Resmi Dilantik, Feri Ferdian : Ini Bentuk Wadah Aspirasi Pedagang
Kasus Dugaan Korupsi Rp26 Miliar Proyek Porang Sidrap Jadi Sorotan KOSMAK
Pengusaha Asal Kuningan Resmikan Depo POMINDO Pertama di Purwakarta, Permudah Akses Minyak Goreng